by

Festival Perdamaian untuk Perayaan Peringatan 2 Tahun WARP Summit

RADARINDONESIANEWS.COM, SEOUL – Pada tanggal 18, di Stadion Utama
Olimpiade Jamsil, Seoul, Festival Perdamaian untuk Perayaan Peringatan 2
tahun WARP Summit – yang diselenggarakan oleh Heavenly Culture, World
Peace, Restoration of Light (HWPL, Ketua Man Hee Lee), International
Women’s Peace Group (IPYG, Direktur Du Hyen Kim) – telah dibuka. Sekitar
1.000 mantan presiden, para ahli hukum internasional, para menteri
negara-negara masa kini, para pemimpin agama, para pemimpin kelompok
pemuda dan perempuan dari 130 negara memenuhi stadion utama olimpiade
hingga penuh beserta 100.000 peserta dalam upaya advokasi penghentian
perang dan perdamaian dunia.
Parade itu mengingatkan akan Upacara Penutupan Olimpiade Rio, yang
dilakukan dengan berbagai tema, bunga-bunga khas dari setiap negara,
tarian-tarian tradisional dunia, prosesi yang megah, topeng-topeng
bahasa, dan lain sebagainya. Tiap penampil berbusana dalam berbagai
kostum dan warna-warna berdasarkan tema mereka, dan dipertunjukkan
berbagai aksi seperti mengelilingi jalur olahraga, sementara para
penonton berdiri dari kursinya dan berdansa.
Dalam pidato perayaannya, Ketua Lee dari HWPL berkata, “Hari ini pada
Festival Perdamaian untuk Perayaan Peringatan 2 Tahun WARP Summit,
roh-roh dari surga dan orang-orang di bumi telah berkumpul, begitu pula
mata, telinga, dan hati dari komunitas global. Marilah kita mendesak
mereka (para kepala negara dan para pemimpin agama) untuk memberikan
dukungan mereka dalam Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang serta
mari kita berikan dukungan kita pula. Inilah cara untuk mencintai dunia
dan seluruh manusia, seperti cahaya, hujan, dan udara dari surga. Inilah
politik dan agama yang sesungguhnya; inilah cinta dan perdamaian yang
sesungguhnya.”
Ketua IWPG Kim berkata, “Untuk mempercepat pengembangan atas era
perdamaian, saya mengusulkan suatu aturan dasar kepada komunitas global.
Pertama, para kepala negara di seluruh dunia harus bersatu untuk
perdamaian dan mendukung Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang.
Kedua, seluruh agama di dunia harus melampaui denominasi-denominasi dan
doktrin-doktrin untuk menjadi satu agar berdamai. Ketiga, seluruh
perempuan dan pemuda-pemudi di dunia harus bergabung dalam IWPG dan IPYG
dalam mempromosikan Declaration of Peace and Cessation of War serta
mendesak dukungan atas Deklarasi itu. Keempat, pendidikan perdamaian
harus diwujudkan ke seluruh dunia,” mendesak terlibatnya seluruh umat
manusia. 
Acara utama adalah saat pertunjukan kartu oleh 11.440 anggota
pemuda-pemudi IPYG. Penampilan mereka adalah hasil dari 5 bulan kerja
keras bermandikan keringat dalam cuaca yang amat panas digabungkan
dengan kerinduan murni untuk perdamaian yang berhasil membuat para
penonton tergugah untuk menangis. 
Salah satu relawan pemuda dari seksi kartu, Min Ji Song, berkata,
“Banyak dari anggota seksi kartu dapat dikumpulkan oleh upaya-upaya
untuk meraih perdamaian. Saya berharap hati yang seperti ini dapat
menjadi benih yang ditanam dalam hati manusia dan menginspirasi
ketulusan akan perdamaian.” Dia berkata dia akan memberikan harapan
kepada seluruh manusia di dunia yang telah menderita peperangan dan
konflik.
Pertunjukan terbagi menjadi 3: sejarah dan luka perang dunia I dan
II, aktivitas perdamaian dari HWPL untuk penghentian perang, dan
penyatuan secara damai atas kedua Korea, semua mencari perdamaian. Seksi
kartu IPYG, meski dari pandangan seni, mendapatkan perhatian dan
menjadi merek dagang WARP Summit.
Pujian atas angka-angka nyata hasil kerja HWPL, ucapan selamat tertuang pada Perayaan Peringatan 2 Tahun WARP Summit.
Mantan Presiden Republik Kroasia Ivo Josipovic berkata, “Deklarasi
Perdamaian dan Penghentian Perang dari HWPL dan semua upaya perdamaian
dari perwakilan-perwakilan HWPL merupakan kontribusi penting untuk
pergerakan perdamaian di dunia. Deklarasi itu, dibentuk tidak hanya
untuk para pemimpin politik dari banyak negara, tetapi untuk seluruh
manusia pula, yang mana telah meningkatnya kebutuhan untuk aksi penting
untuk menghentikan peperangan dan membangun perdamaian di seluruh
dunia.”
Tep Vong Kepala Keluarga Agung dari Kerajaan Kamboja menambahkan
ucapan selamat, “Saya berharap bahwa Pertemuan WARP tahun ini akan
memberikan semua orang lebih damai dan bahagia, cinta-kebaikan, rasa
iba, toleransi, non kekerasan, dan lebih kuat dan lebih memberikan
penentuan untuk hidup dan mempromosikan perdamaian, kebahagiaan dan
harmoni dalam kehidupan sehari-hari dengan keluarga, masyarakat, dan
dunia mereka sendiri.”
Acara tersebut dari tanggal 17-19 dan semua sesi acara berlangsung di
Hotel Samsung Grand Intercontinental. Pada tanggal 17, Pemerintahan,
keagamaan, penyusunan hukum, dan grup-grup masyarakat sipil dikumpulkan
di setiap area dan berpartisipasi dalam forum-forum advokasi.
Pada hari terakhir, tanggal 19, sekitar 1.000 tamu dari dalam dan
luar Korea hadir dengan hasil-hasil diskusi tanggal 17. Bahkan saat
disetujui untuk perdamaian disadari melalui implementasi dari
prinsip-prinsip Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang.
Festival Perdamaian untuk Perayaan Peringatan 2 Tahun WARP Summit telah ditayangkan secara langsung melalui www.hwpl.kr dan jika Anda mengunjungi situs resmi HWPL, maka dapat menemukan informasi lebih lanjut. [Breeana]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − two =

Rekomendasi Berita