by

Front Pembela Islam (FPI) DKI Gelar Tabligh Akbar Di Pela Mampang

Ust. Buya Majid saat memberikan ceramah.[Azis/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Front Pembela Islam DPW DKI Jakarta gelar Tabligh Akbar di jalan Bangka III Pela Mampang Jakarta Selatan, Sabtu (25/8/2018). Hadir tidak kurang sekitar 3000 anggota FPI dari seluruh DKI Jakarta, walikota Jakarta Selatan, para ulama dan warga setempat.
Ketua panitia, ust Aqse mengatakan, tujuan diselenggarakannya Tabligh Akbar oleh FPI DPW DKI Jakarta ini adalah untuk memperkokoh ukhuwwah Isalmiyyah (Persaudaraan Islam) di kalangan FPI khususnya dan masyarakat islam di DKI umumnya.
“Tabligh akbar menjadi salah satu media dakwah FPI yang bertujuan untuk menjalin dan memperkokoh ukhuwwah Islamiyyah dengan kaum muslimin di DKI Jakarta.” Ujar Ustadz Aqse yang juga sebagai Ketua FPI DPW DKI kepada radarindonesianews.com melalui sambungan selular.
Anggota FPI Pela Mampang.[Aziz/radarindonesianews.com]
Ustadz Aqse menambahkan, Tabligh Akbar yang diselenggarakan FPI ini tidak dilatari kepentingan politik.  Oleh karena itu, terkait pilpres 2019, FPI DKI masih menunggu hasil ijtima ulama jilid kedua.
“Untuk pilpres 2019 FPI DKI masih menunggu ijtima kedua par ulama. FPI tunduk dan patuh keputusan dari para ulama.” Ujar ustadz Aqse.
Hadir dalam kesempatan Tabligh Akbar tersebut Ustadx Buya Majid memberikan cermah di tengah ribuan hadirin yang memadati jalan di bilangan Bangka III dan sekitarnya.
Buya Majid dalam kesempatan ceramahnya itu menyinggung soal pergantian presiden di pilpres 2019 nanti. “Insya Allah, 2019 kita ganti presiden.” Imbuhnya.
Ketua FPI DKI, ustadz Aqse berharap dengan terselenggaranya Tabligh Akbar ini, umat Islam di DKI tetap menjaga persatuan dan ukhuwwah Islamiyyah.[GF]

Comment

Rekomendasi Berita