by

Furqon Bunyamin Husein: Memprediksi Indonesia 2020

Penulis ke-6 dari kanan.[Dok.radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Sebuah analisa bebas atas pertimbangan dan perkembangan politik, ekonomi, sosial dan budaya, mulai hari ini, Sabtu (22/10) redaksi akan menurunkan tulisan Furqon Bunyamin Husein terkait masa depan Indonesia. Selamat menyimak.

Berdasarkan Biro Pusat Statistik, penduduk Indonesia kini hampir mendekati 260 juta. Jumlah penduduk yang sangat fantastis dengan luas wilayah 28.490 km2. Bandingkan dengan Singapura yang hanya menempati areal kota dengan luas wilayah 583 km2. Dengan kota Jakarta saja, luas wilayah Singapura jauh lebih kecil. 

 
Dari segi wilayah, luas Indonesia 28.000 km2 lebih besar dibanding Negara kota itu. Lantas mengapa luas wilayah dan jumlah penduduk Indonesia yang jauh lebih besar kemudian tidak memberi sedikitpun manfaat dan kesejahteraan bagi rakyatnya? 
 
Sementara Singapura yang jauh lebih kecil mampu berbuat banyak bagi penduduk dan memberikan kesejahteraan di semua sektor. Padahal kepala mereka sama besar dengan kepala kita dan secara geografis, negeri mereka pun tidak jauh dari wilayah dan bumi yang kita diami. Padahal, Koes Plus mensinyalir kehebatan negeri khatulistiwa ini dalam satu syair lagunya,’…tongkat dan kayu jadi tanaman…” Ada apa di balik ini semua? 
 
Bila populasi negeri ini, mulai dari pemimpin hingga masyarakat berdiam diri dan tidak berbenah untuk bangkit – melakukan perubahan, maka kehebatan Indonesia dengan kesuburan tanahnya itu hanya tinggal kenangan dan keterpurukan Indonesia hanya masalah menunggu waktu. 
 
Indonesia 2020 sebagai judul tulisan ini mencoba memberi telaah terhadap beberapa penguat bagi kemunduran bahkan keterpurukan negeri jamrud yang terkenal dengan slogan gemah rifah lohjinawi ini. Berikut adalah potret Indonesia dan beberapa faktor penyebab keterpurukan yang harus segera diperbaiki. >>>>bersambung

Comment

Rekomendasi Berita