by

Peletakan Batu Pertama Rumah Belajar Cahaya Generasi Amanah Pamulang

Foto/Heru/radarindonesianews.com
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sagat perlu perhatian baik Pemerintah dan masyarakat.
Sekolah Luar biasa khusus ABK sangat sedikit jauh dibandingkan dengan sekolah umum.  Ada sosok malaikat tak bersayap di Pamulang, Bapak Agus AWS seorang penulis novel dan Ibu Yulianti yang dengan tulus ikhlas mendirikan Yayasan RUMAH BELAJAR CAHAYA GENERASI AMANAH.
Bapak Agus dan Ibu Yuli mengawali mengajar anak-anak Autis dan berkebutuhan khusus di pelataran rumahnya di Kawasan Benda Baru Pamulang Tangerang Selatan, sejak tahun 2015 dan resmi dinotariskan 2016 secara gratis.
Berawal dari 2 murid dan hingga kini ada 35 siswa. Pola pengajaran persesi 45 menit 1 kelas 5 siswa.
Dalam proses pembelajaran, para siswa diterapi dahulu  baru setelah itu belajar, dari membaca menulis dan berhitung serta ada pembelajaran motorik saja.
Sumber dana untuk keberlansungan proses belajar mengajar berasal dari kantong pribadi Bapak Agus dan Ibu Yuli dari usaha menjual air mineral Kangen Water dan dari hasil kerajinan tangan dari orang tua siswa berupa Bros dll.
Karena keterbatasan ruangan dan jumlah murid makin bertambah maka perlu gedung sekolah untuk menampung murid baru. Dan kini mimpin untuk memiliki.
“Berkat bimbing dan Ridho Allah SWT dimulainya pembangunan Gedung Pembelajaran untuk anak Berkebutuhan Khusus (ABK) bisa diwujudkan” Ujar Ibu Yulianti saat peletakan batu pertama di Jl H. Nurhadi, Benda Baru Pamulang Tangerang Selatan.
Saat peletakan Batu pertama dilakukan pada Hari Kamis 17 Mei 2018 (1 Ramdhan 1439 H) yang dihadiri oleh Ustadz Benny Alfarisi yang juga praktisi Autis Nasional dari oleh para pengajar, RT, Triyadi Joko Cahyadi dari Kangen Warter dan warga sekitar.
Namun sangat disayangkan pihak aparat pemerintahan yang diundang tidak ada yang hadir baik Lurah Benda Baru Pamulang , maupun Pihak Dinas Pendidikan Tangerang Selatan.
Sudah sepatutnya pihak Pemda Tangerang Selatan memberikan perhatian dan dukungan kepada yayasan yang peduli akan pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus apa lagi sekolah RUMAH BELAJAR CAHAYA GENERASI AMANAH tidak memungut biaya pada siswanya yang tidak mampu.
Setidanya dari dinas sosial dan dinas pendidikan Tangerang Selatan bisa memberikan sumbangsih pembinaan dan bimbingan kepada sekolah-sekolah yang peduli dengan Anak Berkebutuhan Khusus. agar Anak Berkebutuhan Khusus tetap bisa memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak.[Her]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − 16 =

Rekomendasi Berita