by

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Nias ke-147 Berlangsung Meriah

Menkumham Yasona Laoly membuka secara resmi Hut Kabupaten Nias[Marinus/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM,
NIAS – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Nias ke-147 (04 Desember 1870 – 04 Desember
2017) dalam catatan sejarah Pemerintah daerah Kabupaten Nias, untuk pertama
kalinya memperingati hari jadinya yang dilaksanakan di kompleks Perkantoran
Jalan Maduma Hiliweto Gido, Senin (04/12).
Kehadiran
Menkumham RI Yasona H.Laoly yang merupakan putera terbaik Kepulauan Nias bersama
Ketua Umum BPP-PKN (Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias)
Mayjend (Purn) Christian Zebua, Anggota DPR RI Marinus Gea, semakin menambah
keistimewaan perayaan Hari Jadi Kabupaten Nias.
Selain tokoh
tersebut di atas juga hadir Koordinator Forkada se-kepulauan Nias Lakhomizaro
Zebua, Wakil Bupati Nias Utara, Unsur Forkopimda, Ketua DPRD dan Anggota, Para
Mantan Bupati,Wakil Bupati dan Sekda, para Camat serta sejumlah tokoh
masyarakat Nias.
Bupati Nias Drs.
Sokhiatulo Laoli, MM dalam sambutannya tentang sekilas catatan sejarah mulai
berdirinya Pemerintahan di Kabupaten Nias, tepatnya tanggal 04 Desember 1870, J.F.A de Rooij dikukuhkan sebagai
Kontroler pertama di wilayah Kepulauan Nias dengan Luitenant Der Chinezen
bernama So Ghie.
“Setelah melalui
kajian akademika dan analisa sejarah, budaya serta sejarah pemerintahan di Nias,
oleh Pemerintah bersama Panitia khusus di DPRD Kabupaten Nias serta pembinanan
dan klarifikasi oleh Gubernur Sumatera Utara, menetapakan Hari Jadi Kabupaten
Nias yaitu Minggu, 04 Desember 1870, yang penetapannya diperkuat oleh Perda
Kabupaten Nias No. 2 Tahun 2017, tentang Hari jadi Kabupaten Nias,” kata Bupati
Sokhiatulo Laoli.
Pada kesempatan
yang sama, Koordinator Forkada (Forum Kepala Daerah) se-Kepulauan Nias,
Lakhomizaro Zebua, pada sambutannya menyampaikan bahwa, “kita patut bangga akan
usia Kabupaten Nias yang ke-147, bahkan lebih tua dari Pemerintah Republik
Indonesia,” ujar Walikota Gunungsitoli tersebut.
Ia menambahkan,
dengan usia Kabupaten Nias yang cukup tua dan sangat dewasa, bahkan telah
melahirkan 4 (empat) daerah kabupaten dan kota, sehingga selaku Pimpinan
Forkada dan seluruh masyarakat Kepulauan Nias, untuk secara bersama-sama
bahu-membahu membangun wilayah Kepulauan Nias menjadi sejajar dengan daerah
lain baik di Pulau Jawa, maupun Pulau Sumatera.
“Membangun
Kabupaten Nias adalah cita-ciata seluruh masyarakatnya, karena itu, para Kepala
Daerah se-Kepulauan Nias sebagai bagian yang tak terpisahkan siap mendukung
terutama dalam sinergitas pembangunan infrastruktur jalan, perikanan dan
kepariwisataan, apalagi dari sisi kewilayahan dimana Kabupaten Nias berbatasan
langsung dengan seluruh wilayah kabupaten/kota se-Kepulauan Nias,” ujar
Lakhomizaro Zebua.
Selanjutnya
Walikota Gunungsitoli tersebut juga merasa yakin, bahwa Bupati dan Ketua DPRD
Kabupaten Nias bersama seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi menghadapi
berbagai event nasioanal di masa mendatang, terlebih dalam pengembangan
Kecamatan Gido sebagai kawasan Ibu Kota Kabupaten Nias yang diharapkan lebih
maju tentunya dari pada ibu kota kabupaten/kota lainnya di Kepulauan Nias.
Atas nama Kepala
daerah se-Kepulauan Nias, Lakhomizaro Zebua menyatakan siap mendukung dan
mendorong percepatan terbenahinya ibu kota Kabupaten Nias di Gido, karena
menurutnya, usia Peraturan Pemerintah tentang penetapan Gido sebagai ibu kota
masih tergolong muda, sehingga oleh seluruh anggota Forkada wajib memberi
dukungan.
Mengakhiri
sambutannya, Lakhomizaro kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Nias untuk
secara bersama-sama memperjuangkan satu cita-cita besar, yaitu Perjuangkan
Kepulauan Nias menjadi satu Provinsi, dibawah kepemimpinan ketua umum BPP-PKN
(Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias) Mayjen (Purn) Christian
Zebua, dan Haogoskhi Hulu, (Wakil Bupati Nias Utara) selaku Ketua Harian.
(Rinus)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + 9 =

Rekomendasi Berita