PJMI-UIA Ajak Ormawa Perkuat Literasi dan Dukung Akreditasi Kampus

Pendidikan48 Views

 

RADARINDONESIANEWS. COM, JAKARTA – Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) bersama Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) menggelar workshop bertajuk Ormawa Goes to Library pada Jumat, 6 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti puluhan pengurus organisasi mahasiswa dari berbagai kampus itu membahas peran perpustakaan dalam mendukung peningkatan mutu dan akreditasi program studi.

Kepala Perpustakaan UIA, Zubair Al Banjari, mengatakan perpustakaan merupakan salah satu elemen penting dalam penilaian akreditasi perguruan tinggi.

“Akreditasi program studi tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan dosen, tetapi juga oleh koleksi perpustakaan, akses jurnal ilmiah, tingkat kunjungan, dan literasi informasi mahasiswa,” kata Zubair dalam workshop yang berlangsung di Aula Utama UIA.

Menurut dia, instrumen penilaian yang digunakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi maupun Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) selalu memasukkan aspek layanan perpustakaan sebagai salah satu indikator penilaian.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIA, Misbah Fikrianto, menyoroti rendahnya kunjungan mahasiswa ke perpustakaan di tengah perkembangan teknologi digital. Menurut dia, berbagai fasilitas akademik yang telah disediakan kampus tidak akan optimal apabila tidak dimanfaatkan oleh mahasiswa.

Misbah juga menegaskan bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat meminjam buku, melainkan pusat sumber ilmu yang mendukung kegiatan riset, penyusunan karya ilmiah, hingga pengembangan keterampilan mahasiswa.

Selain itu, ia mendorong seluruh mahasiswa memiliki kartu perpustakaan sebagai akses layanan sekaligus bagian dari pendataan aktivitas akademik yang dapat mendukung proses akreditasi.

Ketua Umum PJMI, Ismail Lutan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran organisasi mahasiswa terhadap pentingnya budaya literasi dan akreditasi kampus.

“Ormawa tidak hanya bergerak pada kegiatan seremonial, tetapi juga perlu memahami aspek-aspek yang mendukung peningkatan kualitas perguruan tinggi,” ujarnya.

Workshop ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara perwakilan organisasi mahasiswa dan pihak perpustakaan UIA. Kesepakatan itu mencakup program peningkatan kunjungan mahasiswa ke perpustakaan, pendataan mahasiswa yang belum memiliki kartu perpustakaan, serta kolaborasi pembuatan konten literasi di media sosial.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga jam tersebut diikuti 32 organisasi mahasiswa dari wilayah Jabodetabek. Peserta juga mendapat kesempatan meninjau fasilitas perpustakaan UIA, mulai dari koleksi cetak hingga layanan jurnal elektronik.[]

Comment