by

Protes Kenaikan, BEM Siap Kembali Turun Kejalan

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kenaikan tarif dasar listrik (TDL), tarif pembuatan STNK dan BPKB, dan BBM nonsubsidi, secara tidak langsung membuat masyarakat kian terbebani. Pemerintah, seperti saling lempar tanggung jawab mengenai kenaikan.

Melihat kondisi pemerintah yang membingungkan dan saling lempar tanggungjawab itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia menyerukan aksi turun ke jalan serentak pada 12 Januari 2017.

Koordinator BEM seluruh Indonesia pusat, Bagus Tito Wibisono mengatakan, jika pemerintah sewenang-wenang dalam menetapkan kebijakan dan saling lempar tanggung jawab, maka hanya ada satu kata, Lawan!.

“Harga-harga naik di awal tahun 2017, menunjukan prospek dan kualitas kerja pemerintah yang nyata. ‘Nyata Memeras Rakyatnya,” kata Bagus, Minggu (8/1/2017).

Dikatakan, rezim kni terlalu banyak main-mainnya. Mereka menjalankan pemerintahan yang tak berkualitas. Hal itu membuat harga diri bangsa dan kesejahteraan rakyat jauh dari kata bahagia.

“Saya menyerukan kepada seluruh mahasiswa Indonesia, turunlah ke jalan! Ramaikan jalanan dan buatlah parlemen jalanan. Jika hari ini parlemen sesungguhnya lemah dalam memanggul amanah,”kata Bagus yang juga Ketua BEM UNJ.

Dia meminta mahasiswa Indonesia untuk tetap menjadi singa di jalanan. Aumkan keresahan rakyat atas kegagalan pemerintahan mengelola negara. Maka tetapkanlah 12 Januari 2017 Sebagai aksi serentak mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia. Jadi aksi 121 adalah aksi bela rakyat.

“Jika pemerintah masih bercanda mengelola negara. Maka reformasi jilid 2 harus menggelora. Bergeraklah!, turunlah ke jalan. Jika penjajahan masih ada, bahkan dari saudara sendiri. Maka semboyan kita tetap, ‘Merdeka atau Mati. Karena memimpin tidak bercanda seperti itu‘,” katanya. (yud/tb)

Comment