by

Secara Simbolis Walikota Gunungsitoli Serahkan Bantuan PKH Hasil Validasi 2016

Walikota Gunungsitoli, Ir. Lakhomizaro saat memberikan arahan di aula Kantor Pos Gunungsitoli.[Marinus/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, GUNUNGSITOLI – Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua didampingi asisten 1 dan Kadis Sosial serta Ketua Ketua DWP bersama Kepala PT. Pos cabang Gunungsitoli menghadiri sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan PKH kepada Keluarga penerima Manfaat (KPM) yang merupakan hasil validasi tahun 2016 di Aula Kantor Pos Gunungsitoli, Senin (16/01)
Kepala Dinas Sosial Pemko Gunungsitoli, Drs. Hardy Telaumbanua saat menyampaikan laporannya mengatakan, bahwa berdasarkan rapat koordinasi bersama Dinas Sosial dengan PT. POS Indonesia cabang Gunungsitoli bahwa total keluarga penerima manfaat PKH tahap IV  tahun 2016 berjumlah 5.693 KPM.
Drs. Hardy Telaumbanua kepada RADAR INDONESIA NEWS.COM di ruang kerjanya, Selasa (17/01) didampingi Kabid Sosial Yasminta Harefa dan Koordinator PKH Kota Gunungsitoli Meiman Larosa, menjelaskan bahwa  sebagaimana data yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial RI untuk Kota Gunungsitoli, mendapat penambahan kuota sebanyak 3.127 KPM dengan syarat harus divalidasi terlebih dahulu.
Berdasarkan hasil Validasi sesuai data yang dikeluarkan oleh Basis Data Terpadu (BDT) melalui Kemensos RI, dan oleh petugas setelah melakukan Validasi di lapangan, ternyata dari 3.127 KPM kuota penambahan penerima PKH, namun yang benar layak menerima hanya 1.740 KPM, sehingga total penerima bantuan PKH pada tahun 2017 menjadi 7.433 KPM dengan indeks komponen terrendah Rp 112.000 dan tertinggi dengan nilai Rp 800.000, yang pembayarannya berlangsung selama 5 hari.
Sementara itu, Walikota Gunungsitoli dalam arahannya saat menyerahkan bantuan PKH secara simbolis menyampaikan, bahwa penerima manfaat PKH diprioritaskan bagi masyarakat yang benar membutuhkan, demi mencukupi kebutuhan keluarga seperti memperlancar proses studi dan pendidikan anak, meningkatkan kesejahteraan dan roda perekonomian keluarga.
Selanjutnya Walikota berpesan kepada seluruh penerima bantuan PKH, agar memanfaatkan bantuan pemerintah tersebut dengan baik dan tepat sasaran. Secara khusus, kepada para Pendamping dan Koordinator Pendamping PKH, Walikota meminta agar berkoordinasi dengan para Camat dan Kepala Desa untuk kembali melakukan pendataan kepada masyarakat dengan berpedoman pada ketentuan yang ada.
Berhubung masih terdapatnya masyarakat yang dianggap layak menerima bantuan PKH di wilayah Kota Gunungsitoli, namun tidak terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT) melalui media ini, kadis Sosial Drs. Hardy Telaumbanua, meminta kepada Kementerian Sosial RI untuk melibatkan pihaknya (Dinas Sosial) dalam hal menentukan KPM mana saja yang layak untuk menerima bantuan PKH. (Marinus Mendrofa)

Comment

Rekomendasi Berita