by

Sunarti: Bersalin Tidak Lagi Terjamin?

Sunart, Penulis
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Defisit neraca keuangan yang dialami Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membuat lembaga ini berupaya melakukan penghematan biaya.

Salah satunya dengan menyisir jenis-jenis layanan yang bisa ditanggung BPJS Kesehatan maupun yang tidak.

Mengutip Kontan.co.id, Kamis (19/7/2018), setelah sebelumnya muncul kabar bahwa BPJS Kesehatan akan menjalankan kebijakan cost sharing untuk sejumlah penyakit kronis, kini BPJS Kesehatan berupaya memangkas biaya yang harus ditanggung untuk persalinan. (KOMPAS.COM, Kamis, 19 Juli 2018)

Terulang lagi setelah tidak ditanggungnya oleh BPJS kesehatan pada beberapa penyakit kronis. Kini BPJS akan memangkas biaya persalinan. Tak heran apabila rencana ini akan segera terlaksana. Pasalnya, sebagaimana pemangkasan terdahulu yang secara cepat ditindak lanjuti. Tinggal menunggu saja, kapan.

Miris rasanya jikalau penderitaan susul menyusul. Sudah sakit, untuk berobat dengan biaya mahal, diminta iuran rutin pula. Pada saat membutuhkan biaya, ternyata penyakitnya tidak masuk “tanggungan” BPJS. Terpaksa harus menambah dengan merogoh kocek sendiri. 

Akan lebih menyakitkan lagi, hal ini akan menimpa para ibu yang bersalin. Sudah menahan sakit yang luar biasa, seorang ibu juga berjuang dengan dua nyawa. Sekarang akan ditambah dengan “ruwetnya” pembiayaan, karena BPJS akan memangkasnya. Bisa dalam perawatan bayinya atau perawatan nifasnya. Bisa jadi pada biaya keseluruhan persalinannya.

Alaminya sebagai seorang ibu, nyeri dalam menghadapai persalinan akan terobati dengan tangisan bayinya. Namun, kini tangisan bayinya tidak akan menyembuhkan sakitnya. Justru akan bertambah dengan tangisannya. Karena harus membayar mandiri biaya persalinan maupun biaya perawatan bayinya. Padahal biaya bersalin tidaklah murah.

Selayaknya jaminan kesehatan itu merupakan tanggungan negara. Bukan tanggungan individu maupun badan-badan usaha. Pengadaan sarana dan prasarana kesehatan adalah tugas negara dan segala fasilitas yang berhubungan dengan kesehatan. Pembiayaannya diambil dari hasil pengelolaan sumber daya alam milik negara. Secara promotif, preventif dan kuratif semua diatur dan dikelola oleh negara. Rakyat sebagai pengguna segala fasilitas yang ada. Jadi beban hidup yang berhubungan dengan kesehatan seluruhnya ditanggung oleh negara.

Sekarang, tinggal menunggu saat BPJS memangkas biaya persalinan. Inilah jaminan kesehatan di sistem kapitalis, ibu bersalin tidak akan lagi terjamin.[]

Penulis adalah anggota komunitas Revowriter

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + fifteen =

Rekomendasi Berita