by

Tingkatkan Pelayanan, BPJS Kesehatan Gelar Forum Bersama Pemkot Gunungsitoli

BPJS kesehatan saat gelar forum bersama Pemkot Gunungsitoli.[Alert/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, GUNUNGSITOLI – Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Agustinus Zega buka Forum Komunikasi Para Pemangku Kepentingan Utama Tingkat Kota Gunungsitoli Tahun 2018 yang bertempat di Kantor Walikota Gunungsitoli. Rabu (10/10/2018)
Dalam sambutannya, Agustinus Zega menyampaikan beberapa poin penting, “Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli yang tetap konsisten menyelenggarakan program JKN-KIS dan kami juga mengharapkan agar koordinasi dan komunikasi antara BPJS Kesehatan dan Pemerintahan Kota Gunungsitoli tetap terjalin baik, sehingga dengan adanya hubungan ini kami mengharapkan mutu dan kualitas layanan JKN-KIS semakin baik dan meningkat dari hari ke hari. Secara bersama-sama kami dan BPJS Kesehatan akan terus berupaya untuk meningkatkan jumlah kepesertaan JKN-KIS di Kota Gunungsitoli dan turut mendorong masyarakat yang sudah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS namun masih menunggak, agar segera melakukan pembayaran iuran. Hal ini kami lakukan, karena kami sadar akan pentingnya jaminan kesehatan bagi setiap orang.” Ucap Sekda dihadapan para peserta forum
Usai sambutan Sekda, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli Harry Nurdiansyah menyampaikan tujuan diselenggarakannya forum.
“Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah tercapainya komunikasi yang baik dengan para pihak pemangku kepentingan utama dalam rangka meningkatkan kualiatas Program JKN-KIS, melalui perumusan rencana kerja sama yang strategis, tercapainya pemahaman yang sama dalam mendukung tiga aspek penting yaitu perluasan cakupan peserta, penegakan regulasi nasional, dan peningkatan kualitas layanan, serta terwujudnya Universal Health Coverage (UHC)”. Terang Harry
“Pada saat ini jumlah penduduk Kota Gunungsitoli yang telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS berjumlah 126.481 Jiwa Penduduk dari 141.145 penduduk Kota Gunungsitoli, atau 89,61% dari jumlah penduduk Kota Gunungsitoli. sedangkan penduduk yang belum terdaftar menjadi peserta JKN-KIS berjumlah 14.664 Jiwa. Maka untuk menuju UHC di Kota Gunungsitoli, dibutuhkan 7.607 Jiwa penduduk lagi yang didaftaran menjadi peserta JKN KIS, sehingga jumlah pesertanya menjadi 134.088 Jiwa Penduduk atau 95% dari jumlah penduduk Kota Gunungsitoli. Kami juga membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah melalui Dinas BPMD Kota Gunungsitoli, untuk mendukung rekrutmen peserta JKN-KIS dari segmen PPNPN, dengan cara mendaftarkan secara kolektif Kepala Desa dan Perangkat Desa di wilayah Kota Gunungsitoli, sesuai dengan Perpres No 82 Tahun 2018. Dalam momentum ini, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli juga mengenalkan Sistem Rujukan Online yang merupakan inovasi terbaru dari BPJS Kesehatan yang memberikan Kemudahan dan Kepastian bagi peserta JKN-KIS dan Pemberi Layanan Kesehatan. Jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli itu pada sesi diskusi
Diakhir penyampaiannya, Harry berharap agar (UHC) di Kota Gunungsitoli dapat terwujud.
“Saya berharap forum ini dapat menjadi langkah bagi kita untuk mewujudkan Kota Gunungsitoli yang sehat dan sejahtera dengan mewujudkan UHC Kota Gunungsitoli, dengan satu tujuan dan Komitmen bersama, kita wujudkan UHC JKN-KIS di Kota Gunungsitoli,” tutupnya.
Forum yang digelar oleh BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli tersebut, turut dihadiri Kadis Kesehatan Kota Gunungsitoli, Kadis Sosial Kota Gunungsitoli, Kepala BPKAD Kota Gunungsitoli, Kepala Bappeda Kota Gunungsitoli, Kadis Dukcapil Kota Gunungsitoli, Kadis PM-PPTSP Kota Gunungsitoli, Kadis BPMD Kota Gunungsitoli dan Kepala Bidang Perluasan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli. (Albert)

Comment

Rekomendasi Berita