by

Windha Yanti: Keke Challenge Bukan Cermin Bagi Remaja Muslim

Cece Chalene.[ilustrasi]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Satu bulan belakangan ini dunia maya dihebohkan kembali dengan adanya aksi Keke Challenge. Di mana seseorang turun dari mobilnya dengan bergoyang mengikuti mobil yang berjalan dengan pintu yang tetap terbuka dan diiringi musik.
Challenge ini bermula saat Drake meluncurkan lagunya “In My Feelings”, Shiggy mengunggah tarian atau goyangan yang diiringi lagu Drake tersebut. Tarian itu dijuluki #DoTheShiggy. Dalam unggahannya di Instagram itu Shiggy menuliskan #Mood : KEKE Do You Love Me?
Sontak tarian Shiggy di jalan itu menjadi viral dan kini dikenal dengan Keke Challange. Video yang diunggah pada 30 Juni 2018 lewat akun @theshiggyshow itu sudah ditonton sebanyak lebih dari 6 juta kali. 
Nah inilah buah dari peradaban kapitalis, membuat generasi muda menjadi tak lagi mengenal jati dirinya sebagai seorang muslim.
Dan Challenge ini hanya menjadikan kaula muda di sibukan dengan kesia siaan, sehingga diusianya yang muda tak menjadikan dirinya  produktif, kreatif dan inovatif dalam kebaikan.
Remaja produk kapitalis hanya fokus mengejar kesengan duniawi tanpa melihat kehidupan sesungguhnya adalah akhirat yang harus mereka pertanggung jawabkan. Sehinga yang menjadi standar dalam berbuat bukan lagi halal haram, tapi asas manfaat, selagi mereka merasa heppy tak lagi peduli itu berbahaya atau tidak.
Sesungguhnya profil muslim sebagai umat terbaik seperti yang digambarkan dalam surah Ali – Imran 110
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ ٱلْكِتَٰبِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم مِّنْهُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; diantara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik”.
Allah telah kabarkan bahwa muslim adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia.
Sepanjang sejarah peradaban manusia, kaum muslimlah yang menjadi pusat kegemilangan dalam mendirikan sebuah peradaban Islam yang bernama Daulah Islamiah.
Selama 14 abad lamanya kaum muslim mengukir kejayaannya dengan lahirnya banyak ilmuan muslim, seperti : 
1. Ibnu Sina/Avicena (Ilmuan Kedokteran)
2. Al Khawarizmi (Ilmuan Matematika, penemu angka 0)
3. Jabar Ibn – Hayyan (Ilmuan Kimia)
4. Ibnu Khaldun (Ilmuan Historiografi, sosiologi dan ekonomi)
5. Al Zahrawi (Ilmuan Kedokteran : Penemu konsep oprasi modern)
6. Ibnu Haitam (Ilmuan Matematika : Pendiri optik modern)
7. Umar Khayyam (Ilmuan Perhitungan Kalender )
8. Ibnu Al Baithar (Ilmian Botani dan Kedokteran)
Dan masih banyak lagi ilmuan muslim yang berkontribusi dalam membangun peradaban Islam.
Inilah sosok profil seorang muslim yang hidupnya di sibukan dengan hal yang bermanfaat bagi manusia lainnya, bukan lagi kesenangan dunia yang di cari melainkan kesuksesan dunia yang mampu membawanya pada jannah.
Sehingga pentingny penerapan Islam secara kaffah agar generasi muda terselamatkan dari virus kapitalisme dan lahirnya kembali pemuda pumuda tangguh yang berkarakter Islam.
Wallahu a’lam.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + 3 =

Rekomendasi Berita