by

Endi, Ketua Panwas Kecamatan Kramat Jati: Peran Serta Masyarakat Dalam Tahapan Pemilu

Endi, Ketua Panwas Kecamatan Kramat Jati.[Widi/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Dalam mengawasi setiap tahapan pemilu , KPU dan Bawaslu berharap adanya peran serta masyarakat. Oeh karenanya dibutuhkan keterbukaan informasi dari KPU terhadap masyarakat, bukan hanya dalam bentuk Soft Copy atau disuruh ke KPU .
Pemasangan daftar pemilih dari Daftar pemilih sementara (DPS) ,dan DPHP DPS (daftar pemilih hasil perbaikan daftar pemilih sementara) hanya dipampang dikantor kelurah yang mana tidak semua masyarakat mau datang kekelurahan.

Tidak sampai pada tiap -tiap TPS.minimal tiap RT,alasan PPS (panitia pemungutan suara) dikelurahan sama yaitu keterbatasan anggaran untuk anggaran penggandaan hal tersebut diatas.

Sebetulnya hal ini dapat disiasati melalui pihak kelurahan dengan himbauan pak lurah agar setiap RT mengcopy DPS dan DPHP DPS .

Melalui anggaran operasional RT.

Setelah di copy langsung dapat di Pampang di Mading (majalah dinding ) milik RT bersangkutan.,Hal ini sangat penting untuk memperpendek jarak antara masyarakat informasi yang valid terkait dengan dirinya atau keluarganya sudah terdaftar atau belum . Belum lagi masalah 

E-KTP terkait dengan suket yg sampai saat ini masih bermasalah… Intinya adalah sejauh mana kesungguhan penyelenggara dan stakeholder dalam mensukseskan pesta demokrasi 5 tahun’an..

Sekali lagi peran serta masyarakat mutlak dibutuhkan demi suksesnya pemilu. Baik dari segi pengawasan maupun pelaksanaannya. 

“Itu catatan kecil berdasarkan pengamatan saya selaku Panwas Kecamatan Kramat Jati ” Ujar Endi kepada RadarIndonesianews.com, Sabtu (28/7/2018). ( A Widhy )

Comment

Rekomendasi Berita