Gadis Asal Kebumen Ciptakan Aplikasi Tandingan Whatsapp

Berita920 Views
RADARINDONESIANEWS.COM, KEBUMEN –  Bangsa
Indonesia meski bangga, kini anak negeri mampu membuat dunia terbelalak
atas karya ciptanya. Adalah Novi Wahyuningsih tidak akan mengira gadis
asal Kebumen, Jawa Tengah itu ternyata seorang Progamer handal, tak
hanya itu saja, Novi sapaan akrabnya itu  juga sebagai seorang
pengusahamuda.
Penampilan Novi nggak neko-neko dan sikapnya yang ramah lebih menunjukkan dia seperti perempuan desa pada umumnya.
Di usia 25 tahun, Novi merupakan
Direktur Utama di sejumlah perusahaan IT (Teknologi Informasi) yang
didirikannya. Sebut saja PT Wahyu Global Abadi, PT Rise Solution
International, dan PT Callind Network International. Sejumlah produk IT
telah ditelurkan, salah satunya adalah Callind. Aplikasi media sosial
ini hampir mirip dengan WhatsApp, BBM, dan Telegram yang memungkinkan
kita melakukan chat privat, broadcast message, kirim foto, telepon,
hingga video call.
Seperti yang dilancir oleh
Sindonews.com, meski belum diluncurkan secara resmi, tapi aplikasi ini
sudah dapat diunduh di Play Store. “Aplikasi ini akan resmi diluncurkan
berbarengan dengan peresmian kantor di Jakarta pada November mendatang,”
kata Novi Wahyuningsih kepada  SINDONews.com, Selasa (19/9/2017).
Callind sebenarnya bukan aplikasi
chatting pertama yang dibuat Novi. Di bawah perusahaan Global Century
Limited yang berbasis di Malaysia, Novi mengembangkan MeoTalk pada awal
2015. Layaknya media sosial lain, seperti WhatApp dan BBM, pengguna
aplikasi ini juga bisa mengobrol dengan tulisan, suara, dan video.
Aplikasi ini juga menawarkan uang virtual, G-Point yang bisa
dibelanjakan di toko yang telah bekerja sama.
Menyusul keberhasilan aplikasi pesan ini
di Negeri Jiran, pada Desember 2015 Novi kemudian ditunjuk sebagai CEO
MeoTal Indonesia yang bertugas mengembangkan aplikasi chatting itu di
Tanah Air. Waktu itu, peluncuran digelar di Yogyakarta dan diikuti oleh
beberapa perwakilan MeoTalk dari negara lain.
Gadis kelahiran Kebumen tersebut ingin
mengembangkan diri tanpa terikat dengan pihak lain. Aplikasi MeoTalk
ciptaannya telah dilepaskan kepada perusahaan yang menaunginya
terdahulu. Kini dia fokus pada Callind yang diklaimnya sebagai aplikasi
chatting buatan asli Indonesia. Dia berharap, Callind bisa diterima oleh
masyarakat Indonesia dan dunia.[]

Comment