by

Intake PDAM Mempawah Roboh, Pihak PDAM Tidak Dilibatkan

Intake PDAM yang roboh.[Udin Subari/PKP]
RADARINDONESIANEWS.COM, PONTIANAK – Pelaksanaan pembangunan jaringan
pemanfaatan air / rehabilitasi intake ( turab beton ) yang menggunakan
dana APBN murni roboh. Seberapa besar dana yang dianggarkan tidak
diketahui karena tidak tercantum dalam papan proyek tersebut.
Robohnya intake ini menggemparkan
masyarakat kabupaten Mempawah salah satunya datang dari Iswandi
 Pemerhati Pembangunan Kabupaten Mempawah ( 26/9). ada dugaan kuat 
karena salah perencanaan dan pembangunan terkesan asal jadi.
Menurut sumber radarindonesianews.com di Pontiananak (Postkotapontianak.com), Iswadi  mengatakan bahwa robohnya intake air bersih yang baru dibangun
disebabkan banyak faktor, salah satunya kurang matangnya perencanaan
yang dibuat oleh konsultan dan juga pelaksananya bukan orang yang ahli
dibidangnya. Mungkin kebetulan saja kalau perusahaan tersebut memiliki
sub bidang air bersih.
Iswandi mensinyalir hampir semua proyek
yang dibangun oleh CV/PT di kabupaten ini pada waktu pelaksana
dilapangan bukan orang atau tenaga kerja yang dipersyaratkan dalam
dokumen lelang bahkan tukang yang tidak bersertifikasi merangkap
mengerjakan beberapa bangunan yang telah dilelang.
“Ini sangat memprihatinkan dan tidaklah heran jika mutu bangunan hasilnya sangat jelek.” beber Iswandi.
H.Trisna Jaya Direktur PDAM Kabupaten
Mempawah saat dikonfirmasi, Rabu (28/9/2016), pukul 08.27 wib,
mengatakan pihaknya hanya bersipat dapat pemberitahuan saja dan itu
proyek pusat jadi kami hanya menerima dan tidak ada keterlibatan dalam
pelaksanaan proyek tersebut.
Hanya kata Trisna, pihak PDAM menunjuk
satu (1) orang pengawas dari PDAM. Proyek pusat dan pelaksana juga dari
pusat dangan anggaran sekitar Rp. 4 milyar. Jadi soal teknis pihak PDAM
tidah tahu sama sekali, jelas dia.
Terkait robohnya intake ini tidak diketahui penyebabnya dan juga pelaksana/kontraktor tidak pernah berkoordinasi, ujarnya.
Selain itu, harap Trisna bangunan yang roboh agar dapat diperbaiki, karena intake PDAM sudah tidak layak lagi.[D1N-PKP]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − seven =

Rekomendasi Berita