P2M UNJ Dorong Guru Bahasa Inggris SMA DKI Jakarta Produktif Meneliti dan Menulis Jurnal

Pendidikan18 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris terus mendorong peningkatan kapasitas dan kompetensi guru Bahasa Inggris SMA di Jakarta.

Upaya tersebut diwujudkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) berbasis penelitian dan publikasi ilmiah yang dilaksanakan bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMA DKI Jakarta.

Program yang mengusung semangat “Dari Kelas ke Jurnal” tersebut dipimpin Dr. Hanip Pujiati sebagai ketua, bersama dosen peneliti Tara Mustikaning Palupi, M.Hum., dan Rika Andayani, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa peneliti Ine Komalasari, Al Wahibi, dan Akifa.

Kegiatan P2M berlangsung secara luring di SMA Negeri 44 Jakarta pada 15 Juni 2026 dan dilanjutkan melalui sesi daring pada 20 Juli, 27 Juli, serta 7 September 2026.

Dalam sambutannya, Dr. Hanip Pujiati menegaskan bahwa program tersebut menjadi salah satu langkah nyata UNJ untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah.

Menurut Hanip, guru memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menyampaikan materi pembelajaran di ruang kelas.

“Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga penghasil pengetahuan baru,” ungkap Hanip.

Ia mengatakan, melalui kegiatan P2M tersebut, UNJ ingin membuka ruang bagi guru Bahasa Inggris SMA di Jakarta untuk mengembangkan kemampuan penelitian sekaligus memperluas kontribusi mereka di ranah akademik.

Hanip menilai kolaborasi antara kampus dan sekolah dapat menjadi kekuatan strategis dalam membentuk guru yang reflektif, produktif, serta memiliki kesiapan untuk berkiprah di lingkungan akademik.

“Dari ruang kelas menuju jurnal ilmiah, guru Bahasa Inggris SMA Jakarta kini memiliki jalan yang lebih jelas untuk meneguhkan peran mereka sebagai peneliti sekaligus pendidik,” ujarnya.

Pendampingan Intensif dan Fleksibel

Hanip menjelaskan, format kegiatan yang memadukan pertemuan tatap muka dan pembelajaran daring dirancang untuk memberikan pendampingan secara intensif sekaligus fleksibel.

Pola tersebut memungkinkan para guru mengikuti proses pembelajaran dengan menyesuaikan kebutuhan dan keterbatasan waktu masing-masing.

“Materi yang disajikan dalam P2M ini disusun secara sistematis dan aplikatif,” jelasnya.

Pada Bab 1, kata Hanip, peserta diperkenalkan dengan berbagai metode penelitian yang dapat diterapkan dalam konteks pembelajaran di kelas. Materi tersebut mencakup penelitian eksperimen, korelasional, kualitatif, hingga Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

“Sementara di Bab 2, kami mengupas PTK berbasis lesson study, dengan penjelasan mengenai integrasi konsep, tahapan siklus, serta panduan penyusunan laporan penelitian,” ungkapnya.

Memasuki Bab 3, lanjut Hanip, peserta mendapatkan panduan mengenai penulisan artikel ilmiah dan publikasi jurnal. Materi tersebut mencakup transformasi laporan penelitian menjadi artikel ilmiah, pola retorika IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion), serta strategi publikasi.

“Dengan materi ini, guru tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam praktik nyata di kelas dan menghasilkan karya ilmiah yang siap dipublikasikan,” jelasnya.

Memperkuat Budaya Riset di Kalangan Guru

Kerja sama antara Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNJ dan MGMP Bahasa Inggris SMA DKI Jakarta menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan program tersebut.

Kolaborasi itu dinilai mampu menghadirkan ruang belajar yang relevan dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan guru di lapangan.

“Sinergi kampus dan komunitas guru menghadirkan ruang belajar yang relevan, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.

Menurut Hanip, guru tidak hanya membutuhkan bekal metodologis untuk melakukan penelitian, tetapi juga dukungan moral dan akademik dalam menghadapi tantangan publikasi ilmiah.

Melalui program tersebut, UNJ berharap semakin banyak guru yang mampu melakukan refleksi terhadap praktik pembelajaran, mengembangkan penelitian berbasis persoalan nyata di kelas, serta mengubah hasil penelitian menjadi karya ilmiah yang bernilai akademik.

Dengan semangat “Dari Kelas ke Jurnal”, P2M UNJ menunjukkan bahwa guru memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai peneliti reflektif sekaligus penulis produktif.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi guru di seluruh Indonesia untuk terus mengembangkan profesionalisme, memperkuat budaya literasi akademik, dan meneguhkan peran strategis mereka dalam pembangunan pendidikan bangsa,” ungkap Hanip.[]

Berita Terkait

Baca Juga

Comment