by

Rapper Muslim Australia The Brothahood Kunjungi Malaysia Dan Indonesia

The Brothahood[youtube]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Jakarta dan Kuala Lumpur adalah tujuan selanjutnya bagi Hesh dari kelompok hip-hop Muslim Australia, The Brothahood, untuk mengadakan tur di November setelah ikut serta dalam acara bergengsi Ubud Writers & Readers Festival di Bali.

Hesh mewakili The Brothahood untuk mengabarkan single baru mereka, Cahaya Di Atas Cahaya.

Kolaborasi terbaru ini menghasilkan remix hit klasik mereka, Light Upon Light, namun kelompok musisi Australia ini menulis ulang lagu ini seluruhnya dalam Bahasa Melayu– sungguh upaya yang mengagumkan karena mereka sama sekali tidak berbicara dalam bahasa tersebut!

The Brothahood telah bekerja sama dengan seniman-seniman terkemuka Malaysia Altimet, Hafiz Hamidun dan Razie Dawilah untuk memastikan mereka menangkap inti sari bahasa ini, dan mempertahankan rasa tradisional lagu asli dari album keluaran 2008, Light Upon Light – sebuah persembahan cinta untuk Nabi Muhammad SAW dan pesan universal beliau tentang perdamaian dan kesatuan.

Hesh dari The Brothahood berada di kawasan sepanjang November, didukung oleh Pemerintah Australia, dimana dia akan pentas dan berkolaborasi dengan seniman setempat, mengadakan sesi-sesi terbuka, bertemu anak-anak muda membicarakan isu-isu yang relevan, mengunjungi sekolah dan berbicara dengan media.

Grup yang berasal dari Melbourne ini bukan wajah baru untuk negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara, pentas di Kuala Lumpur pada 2011 dan 2014 bersama dengan Altimet serta melakukan tur seantero Indonesia pada 2010 dengan Saykoji.

Baru-baru ini The Brothahood memproduksi video musik di Kuala Lumpur dengan Altimet untuk single, O.N.E, yang menyuarakan tentang inklusi sosial.

Hesh akan berada di Jakarta dan sekitarnya dari November 2 – 18 dan akan berada di Kuala Lumpur antara 18 November- 4 Desember. [gf]

Comment

Rekomendasi Berita