by

Yuyun Suminah, A.Md: Selagi Muda Pilih Haram Atau Halalin

Yuyun Suminah, A.Md (Penulis) bersama sang putra
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Setiap isi hati seseorang tidak ada yang tahu selain dirinya sendiri. Seorang anak remaja yang beranjak menjadi manusia dewasa, seiring bertambahnya usia seiring rasa ghorizah nau (Naluri Kasih Sayang) meminta untuk dipenuhi, menantikan sosok jodoh kian bertambah, menantinya sampai dibatas waktu yang Allah tentukan.
Setiap manusia sudah Allah tuliskan berapa takaran rizkinya, kapan batas usianya dan kapan mengakhiri penantian jodohnya. Tidak perlu ada yang dikwatirkan semua sudah Allah tetapkan. Mudah bagi-Nya untuk menggerakan setiap hati manusia yang telah Allah pilihkan untuk diri kita, tugas kita hanya berdoa dan ikhtiar.
Cara meluapkan rasa  kasih sayang hanya bisa ditempuh dengan jalan pernikahan Karena menikah itu pase yang nanti akan di jalani dikemudian hari. Menikah adalah ibadah terlama yang akan dijalani bagi setiap pasangan. So, kita siapkan bekal ilmunya. Prihal bekal materi bisa sambil jalan, ok.
Proses penantian beriringnya dengan waktu yang Allah berikan kepada kita, bagaimana cara mengisi waktu dengan ilmu, sambil menanti jodoh kita isi waktu tersebut dengan mempersiapkan dan memperbaiki diri menjadi pribadi yang solehah. Perempuan yang solehah Allah pasangkan dengan laki-laki yang soleh. Janji Allah itu sebagai
motivasi kita untuk terus semangat memperbaiki diri. So, persiapkan bekel ilmunya dari sekarang.
 Menikah merupakan solusi yang Allah berikan kepada muda-mudi yang sedang dilanda jatuh cinta. So, solusinya bukan lewat jalan pacaran ya. 
Pantas saja Rasulullah berpesan lewat sabdanya “tidak ada jalan yang terbaik bagi yang jatuh cinta selain nikah”. 
Menikah tentu harus dengan ilmu dan jangan sampai dijadikan hal yang sepele juga perkara nikah ini. 
Naksir Elegan
What? Naksir elegan? Emang ada ya? Berarti ada juga dong naksir non elegan? Ada dong, ya itu berani naksir hanya dengan jalan pintas yaitu pacaran nggak berani datang ke walinya. #HadehTepukJidat
Kalau yang ini naksir elegan buktinya Ibunda khodijah
“Wahai anak pamanku, aku berhasrat untuk menikah denganmu atas dasar kekerabatan, kedudukanmu yang mulia, akhlakmu yang baik, integritas moralmu dan kejujuran katamu.”
Seperti itulah ucapan Bunda Khadijah tatkala ‘melamar’ Rasulullah SAW. Tapi sebelumnya beliau menyuruh pelayannya untuk mencari tahu kepribadian Rasulullah. So, nggak main sosor saja loh!
Setelah semua yakin dengan pencariian seluk beluk kepribadiannya, maka Khodijah pun yang merupakan idola lelaki Mekah akhirnya mantap menikah dengan Rasulullah. Bukan ajakan pacaran yang hanya ikatan palsu. Nah…seperti itu naksir elegan. So, mau pilih haram atau halalin. Walahua’lam.[]

Comment

Rekomendasi Berita